Pemasaran Properti Gaya Koboy

0
374

ReincoArtikel, Jakarta – Seiring pembangunan properti nasional yang semakin tinggi, para develover kelas atas sampai bawah berlomba – lomba membangun project properti. Salah satu product properti yang jadi primadona adalah product properti perumahan, apartemen dan rumah susun.

Namun begitu produk properti tersebut banyak gagal di tengah jalan karena kurangnya feasibility study terkait proyeknya, salah satu faktor yang sering di temukan di lapangan adalah kegagalan menentukan lokasi pembangunan proyek yang pas. Lalu sebenarnya bagaimana menentukan lokasi pembangunan proyek perumahan atau apartemen yang pas?.

Dibutuhkan strategi yang jitu untuk melakukannya, strategi menentukan lokasi apartemen yang paling cepat dan sederhana adalah dengan cara melihat disekelilingnya apa sudah ada proyek sejenis. Dengan begitu kita bisa membenchmark proyek tersebut.

Lokasi yang tepat, akan menentukan kedepannya untuk aktifitas marketing proyek tersebut. Namun begitu, sales marketing pada sebuah product properti tersebut tidak serta merta akan langsung sukses jika tidak di susun strategi yang serius, perlu adanya strategi yang jitu untuk meningkatkan kinerja sales marketing tersebut. Salah satu strateginya adalah dengan menghire konsultan marketing yang sudah pengalaman menjual product properti, yang nantinya secara khusus bertugas untuk membuat marketing plan untuk sales product perusahaan tersebut.

Bicara soal marketing, sudah menjadi rahasia umum jika divisi marketing suatu perusahaan akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bahkan tidak sedikit perusahaan properti yang mengalokasikan biaya marketingnya lebih besar di banding biaya produk properti itu sendiri. Maka di butuhkan perencanaan keuangan yang professional untuk menentukan besaran biaya yang dibutuhkan divisi marketing, jangan sampai biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan habis tanpa perencanaan yang jelas.

Perlu di garis bawahi penentuan biaya marketiing ini, akan berimplikasi terhadap aktifitas marketing perusahaan properti itu sendiri. Perlu adanya evaluasi terhadap aktifitas marketing, terutama terkait strategi marketing terhadap kalangan milenial yang menjadi target consumer.

Point – point penting yang di paparkan oleh reinco pada tulisan di atas, seyognya menjadi masukan yang bermanfaat bagi bisnis properti. Yang nantinya developer besar maupun kelas teri tidak gegabah untuk membuat product properti. Thanks.

Penulis : Aldi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here