Menyiapkan Amunisi Promo Marketing Bisnis Properti

0
291

ReincoArtikel, Jakarta – Perkembangan bisnis bidang properti di Indonesia sangat luar biasa cepatnya. Kita bisa melihat bahwa perkembangan investasi dalam bidang properti semakin tahun semakin meningkat nilainya. Jadi tidak heran bila banyak orang berlomba-lomba untuk membeli properti untuk dijadikan salah satu investasi masa depan.

Momen inilah yang membuat para developer untuk berlomba-lomba membuat properti dengan menawarkan lokasi strategis dan fasilitas lengkap. Tetapi kebanyakan para developer properti tersebut lemah dalam hal pemasaran, memang produk propertinya bagus, tetapi jika teknik pemasarannya kurang handal, properti akan sulit terjual. Apalagi properti bukanlah barang yang murah, perlu keputusan yang matang untuk bisa membelinya.

Promosi Properti Di Era Milenial 

Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan terkait tekhnik memasarkan produk properti di era milenial sekarang berikut penjelasannya:

1. Awareness

Pengenalan produk properti, khususnya apartemen, sudah seharusnya dilakukan dengan tepat, disesuaikan dengan target yang akan dibidik.

Misalnya, di sisi harga. Jika harga apartemen di bawah Rp1 miliar, sudah tentu cara memasarkan dan mempromosikan caranya berbeda dengan apartemen dengan harga di atas Rp1 miliar.

2. Activation

Kegiatan pemasaran yang mengutamakan penjualan langsung, sangat erat kaitannya dengan aktivitas kegiatan marketing. Misalnya mengadakan kegiatan pameran di mal yang strategis dan memiliki pengujung yang sesuai dengan target market, menggelar special event di kantor pemasaran, memasang spanduk, billboard, atau memasang iklan di radio, TV, media cetak, media online, media sosial, dan lain-lain.

3. Media Release

Hubungan dengan media pemberitaan harus dibina dengan sangat baik. Pasalnya, awak media yang akan menyampaikan bagaimana progres pembangunan berjalan, informasi mengenai kegiatan-kegiatan promosi yang sedang dijalankan dan lain sebagainya.

Idealnya, setiap bulan dibuat press release mengenai progres pembangunan atau kegiatan lain terkait proyek. Tujuannya, untuk memberitahukan bahwa produk properti yang sedang dipasarkan masih eksis.

4. Media Digital

Pengguna internet di Indonesia saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan, dengan pengguna diperkirakan mencapai 140 juta orang—baik menggunakan komputer ataupun peranti mobile.

Melihat kondisi ini, promosi via media online adalah suatu keharusan. Tahap awal yang bisa dilakukan adalah membuat website yang berisi informasi produk yang dipasarkan.

Lewat media daring ini, biasanya kita dapat menemukan calon customer yang ditargetkan. Selain itu, bisa juga melakukan promosi lewat portal-portal properti online atau lewat media sosial.

5. Sales Performance

Setelah kegiatan-kegiatan pemasaran berjalan, hal yang paling penting adalah kemampuan tim sales. Tim ini harus benar-benar militan dalam mencari calon customer, agar produk yang ditawarkan dapat terjual dengan baik.

Pengelolaan Biaya Promosi Properti

Salah satu keputusan yang paling sulit bagi para CMO, marketing, product manager, atau brand manager adalah menentukan bujet promosi yang dianggap paling ideal. Maklum, jumlahnya sering kali besar bagi perusahaan.

Tidak jarang, jumlahnya bisa melebihi total profit yang diperoleh perusahaan dalam satu tahun. Jadi, dari jumlahnya saja, kita tahu bahwa menetapkan bujet promosi adalah keputusan yang paling berisiko bagi perusahaan dan tentunya bagi para marketer.

Secara umum, ada dua cara perusahaan untuk menentukan bujet promosi. Pertama adalah top-down, dan yang kedua adalah bottom-up. Cara yang pertama relatif sangat mudah dan cukup banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan kecil dan menengah.

Pemilik perusahaan atau pimpinan perusahaan biasanya sudah memiliki alokasi bujet atau menetapkan batas tertinggi yang boleh dikeluarkan. Mereka adalah pihak yang paling berpengaruh dalam menentukan bujet promosi.

Sebaliknya, untuk pendekatan bottom-up, proses penentuan bujet promosi dimulai dengan tujuan yang ingin dicapai. Bujet promosi kemudian ditentukan besarannya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Editor : Aldi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here