Melejitkan Penjualan Sekejap Mata

0
203

ReincoArtikel, Jakarta – Di tahun 2019 hingga 2020 ini, di prediksi akan terjadi lonjakan pertumbuhan jumlah produk properti. Banyak develover besar akan menyelesaikan atau siap menjual product properti, salah satu product yang akan menjadi pertarungan sengit para developer adalah apartemen.

Dengan banyaknya develover besar yang bersaing untuk menjual apartemen, menuntut pengembang menciptakan strategi yang mampu meningkatkan penjualan. Salah satu strategi tersebut adalah dengan menerapkan skema nomor urut pemesanan (NUP). Lalu, apa dasar penentuan NUP?.

Di Indonesia, istilah NUP dan booking fee memang santer disebut ketika pengembang menawarkan sebuah produk properti pada calon konsumen. NUP merupakan singkatan dari Nomor Urut Pemesanan yang kerap disebut sebagai kartu prioritas bagi konsumen untuk memilih unit dan mendapat harga perdana.

NUP menjadi alat pemasaran bagi pengembang, dengan memberikan harga yang murah untuk penawaran perdana dengan jumlah yang terbatas guna memancing minat konsumen untuk segera mendaftarkan pembelian unit huniannya. Adapun booking fee biasanya merupakan tanda jadi pembelian yang akan memotong dari harga jual sebuah produk.

NUP merupakan salah satu hal teknis terkait aktifitas penjualan apartemen, jika kita membahas lebih lanjut aktifitas penjualan apartement ini memerlukan strategi khusus. Secara umum, peluang bisnis yang baik harus juga didukung dengan strategi pemasaran yang menarik. Tetapi jika strategi tersebut hanyalah promosi semata, maka lambat laun akan mudah untuk tersaingi. Karenanya, ada 5 strategi pemasaran apartemen yang dapat dilakukan oleh anda. Yang nantinya akan meningkatkan efektifitas penjualan apartemen.

Pertama, Pahami karakteristik. Apartemen Anda bukanlah benda mati semata, tetapi bagaimana kita membangun karakteristiknya. Sama halnya seperti memilih teman hidup, calon konsumen tidak asal pilih saja tetapi pasti mencari yang cocok dengan image-nya. Jadi pahami terlebih dahulu karakteristik apartemen Anda untuk menentukan target market yang akan Anda sasar setelahnya.

Kedua, Lakukan penjualan langsung. Mengikuti pameran property di mall atau di acara tertentu sudah pasti membuat bisnis Anda di lingkup target yang benar. Tidak hanya datang dan menawarkan, tetapi bungkuslah cara penjualan dengan hal yang menarik dan membuat mereka ingin datang ke booth Anda.

Ketiga, Berhubungan baik dengan media. Bahkan sebelum apartemen Anda siap dibeli, pastikan hubungan Anda dengan media sudah terjalin dengan baik. Eksistensi Apartemen Anda ditentukan dengan keterbukaan Anda mengenai proyek pembangunan dengan media. Press release juga dapat dilakukan secara rutin dan juga update mengenai promo sangat diperlukan.

Keempat, Ciptakan WOM atau word of mouth. Strategi pemasaran selanjutnya adalah Word of Mouth atau WOM. Strategi ini cukup ampuh dilakukan karena berfokus pada pengalaman konsumen yang sudah membeli apartemen Anda. Rekomendasi dari konsumen kepada rekan atau keluarganya sangat bernilai bagi bisnis apartemen Anda. Maka dari itu, Anda dapat memanjakan konsumen yang sudah membeli dengan layanan dan fasilitas terbaik agar strategi WOM dapat berjalan.

Kelima, menjual dalam skala besar (block sales) dari landbank yang ada.  Strategi terakhir yang bisa anda lakukan adalah dengan melakukan block sales. Yaitu aktifitas penjualan apartement dalam skala besar.

Demikian pembahasan terkait penjualan pada apartemen, secara umum berhasil tidak nya penjualan suatu proyek apartement, itu tergantung dengan project plan secara utuh. Thanks.

Editor : Aldi

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here