Gejolak Dan Antisipasi Skenario Bisnis Properti

0
116

Menghadapi gejolak kedepan kita perlu banyak skenario untuk mencari jalan keluar bisnis properti.

Dampak signifikan akan terasa di bulan Juni-Agustus, mengingat waktu defend on crisis sdh mulai tergerus.

Kondisi Eksisting Bisnis Shopping Mall

Shopping Mall diberita-berita paling terkena imbas Covid-19. Jumlah pengunjung turun drastis, penjualan semakin minim, biaya operasional tetep tinggi. Hal ini yg berakibat fatal kedepannya.

Antisipasi para pengelola shopping mal selama ini dengan cara; mengurangi jam operasional, menyediakan hand sanitizer dan masker, juga mengadakan beberapa promo. Langkah-langkah ini untuk jangka pendek mungkin akan bisa survive namun untuk kedepan trendnya akan menurun.

Dampak Covid-19 Bisnis Perkantoran

Setelah diumumkan tepat hari ini Senin,23 Maret 2020 semua aktivitas perkantoran dihentikan sementara. Apa akibatnya? Jelas ini dahsyat dampaknya kesemua sektor yang terkait perkantoran yaitu diantaranya;

– Jasa kurir, akan berkurang omsetnya akibat WFH karena mereka mengandalkan digital dalam bekerja.

– Lost income tenant, sewa gedung pasti akan menuntut penyesuaian dan permintaan space akan turun drastis.

– Mobilisasi orang yg berkurang jelas berdampak pd industri transportasi, perparkiran, dll.

– Yang terlupakan bisnis UMKM di gedung-gedung perkantoran; kantin, supplier, jasa lainnya.

Bisnis perkantoran meski kena imbas tetapi diprediksi masih bisa bertahan mengingat tipikal bisnis ini masih mengandalkan space rent yang jangka panjang.

Impact Covid-19 ke Perhotelan san Tourism

Dampak serius sebetulnya akan terjadi ke industri Perhotelan dan tourism. Karena orang dihimbau untuk berada dirumah masing-masing.

Hotel jelas akan sepi meski ada beberapa yang menginap di hotel namun jumlahnya sangat kecil.

Hotel akan kelimpungan mengahadapi krisis ini.
Cara-cara gimmick promo dan keamanan menginap/ berwisata tidak akan manjur untuk minimal tiga (3) bulan mendatang. Artinya harus bersiap untuk lost income dibulan-bulan itu.

Apa yang harus dilakukan oleh Industri perhotelan dan tourism? Sementara yang bisa dilakukan hanya bertahan dan terus melakukan inovasi.

Sebetulnya disaat kondisi sekarang ini, momentum yang pas untuk hotel dan tourism memberikan empati ke korban Covid -19 dengan memberikan CSR atau menggalang donasi agar ada kesan bahwa industri ini sangat peka terhadap lingkungan.

Convention Hall Terkena Imbas Serius

Pengelola convention hall siap-siap untuk menghadapi gejolak tidak mendapatkan pemasukan dalam waktu yang belum menentu kedepan.

Meski hal ini masih bersifat prediksi. Namun recovery bisnis convention hall akan cukup sulit akibat imbas Covid-19.

Semua menunda perhelatan yang melibatkan massa, baik itu pernikahan, seminar besar, konser musik, dll.

Skenario Terburuk Perusahaan Properti akibat Covid-19

Bagaimanapun harus ada skenario atau contingency plan menghadapi hari-hari kedepan.

Beberapa skenario itu diantaranya;

1. Skenario Menjual Produk Properti Yang Laku seperti rumah murah, ini lazim dan sederhana namun bukan berarti mudah dijalankan disaat kondisi sekarang ini.

2. Menyiapkan bisnis baru Digital business, bagaimanapun tidak ada yang tahu kapan kondisi ekonomi akan membaik, sebagai antisipasi perusahaan perlu memikirkan untuk memasuki bisnis digital baik itu terkait bisnis properti ataupun tidak.

Demikian semoga bermanfaat, silahkan share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here